Senin, 30 Juli 2012

Heryawan Dorong Swasembada Kedelai di Indonesia

Ahmadheryawan.com - Cirebon - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendorong upaya peningkatan produksi kedelai dalam negeri agar tercipta swasembada kedelai. "Kondisi saat ini setidaknya harus menjadi pemacu dalam meningkatkan produksi kedelai sehingga dengan terpenuhinya kebutuhan dalam negeri, harga bisa dikendalikan," kata Heryawan di sela sidak harga bahan pangan di Pasar Kanoman, Kota Cirebon, Kamis (26/07/2012). Kenaikan harga kedelai juga tak lepas dari kebijakan impor yang diterapkan pemerintah pusat. Karenanya, pihaknya meminta pemerintah pusat meminimalisir ketergantungan pemenuhan kebutuhan dalam negeri pada produk impor.


"Pemprov Jabar sendiri dalam hal ini menyerahkan penyelesaian masalahnya kepada pemerintah pusat," ujar Heryawan.

Heryawan menuturkan, jika ketergantungan akan impor akan terus berlangsung selagi swasembada kedelai belum tercapai, sehingga upaya untuk meningkatkan produksi dalam negeri harus terus dilakukan. Untuk pemenuhan kedelai jangka pendek, Heryawan meminta pemerintah pusat menetapkan bea masuk kedelai dengan harga murah. "Langkah ini dimungkinkan sebagai solusi secepatnya yang berjangka pendek, sehingga produk pangan yang bergantung pada kedelai, seperti tempe, tahu, maupun kecap juga turun harganya," tutur dia.

Upaya meminimalisir produk impor juga perlu dilakukan terhadap pakan ternak. Menurut dia, selama ini pakan ternak juga masih diimpor sehingga memicu lonjakan harga daging saat ini. Heryawan menilai, sejauh ini, kenaikan harga tempe dan tahu di pasaran sendiri dinilai masih normal. Dalam sidak tersebut, Heryawan melihat kenaikan harga daging sebesar 10%. Daging sapi naik dari Rp70 ribu menjadi Rp75 ribu, sedangkan daging ayam naik dari Rp24 ribu menjadi Rp28 ribu. "Saya kira operasi pasar di Cirebon belum perlu dilakukan mengingat tidak ada kenaikan harga sampai lebih dari 10%," pungkasnya. (Ibnu Saechu)

Sumber: Inilah Jabar Online - Kamis, 26 Juli 2012
Read more »

Ifthor on The Road DPC PKS Ciomas

PksCiomas - Seperti telah kita ketahui bersama bahwa memberikan makanan berbuka bagi yang berpuasa maka kita akan mendapatkan pahala puasa tanpa mengurangi pahala puasa untuk orang tersebut.  Dengan semangat itu maka Panitia Ramadhan DPC PKS Ciomas tidak pernah ketinggalan tuk selalu mengadakan kegiatan pemberian makanan berbuka bagi mereka yang masih dalam perjalanan pulang ke rumah.  Istilah yang sering dipakai adalah Ifhtor on The Road (buka puasa di jalan).

Dalam kesempatan di Ramadhan 1433 H kali ini, DPC Ciomas mengadakan kegiatan Ifthor on The Road setiap hari Sabtu dan Minggu selama Ramadhan.  Nah pada kesempatan Sabtu tanggal 28 Juli 2012 DPC melakukannya di lokasi sebelum Pintu Ledeng dan Minggu tanggal 29 Juli 2012 dilakukan dilokasi dekat SMP PGRI 3 Ciomas.  Adapun paket yang diberikan sebanyak 300 paket setiap harinya.  Isi paket diantaranya : kue ringan 2 macam, kurma 3 buah dan gelas aqua.

Berikut liputan visual yang sempat diambil oleh Tim Media DPC.



Pasukan Sudah Standby dari Pukul 5 sore

Beberapa Menit Menjelang Magrib Paket Siap Dibagikan

Paket Berbuka pun Dibagikan Ke Orang2 yang Masih dalam Perjalanan 

Selesai Membagikan Paket sampai Habis, Pasukan pun Berbuka Puasa di lokasi
Read more »

Sanlat Ramadhan 1433 H DPC PKS Ciomas

PksCiomas - Tidak sedap rasanya kalau di bulan suci Ramadhan seperti sekarang ini tidak diadakan acara Pesantren Kilat (Sanlat).  Seperti layaknya makanan masih ada yang kurang dalam rasanya.  Oleh karena itu Panitia Kegiatan Ramadhan DPC PKS Ciomas tidak lupa untuk menempatkan kegiatan Sanlat sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan 1433 H nya.

Untuk kegiatan Sanlat DPC tahun ini diadakan pada hari Minggu, 29 Juli 2012 di Mesjid At-Turmudzi yang belokasi di desa Laladon. Peserta yang ikut pada Sanlat kali ini sebanyak 75 anak yang berasal dari siswa-siswi sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang tinggal di wilayah Ciomas. Mereka antusias mengikuti semua rangkaian acara yang dibuat oleh panitia yang dimulai pada pukul 10 pagi sampai pukul 17 sore.

Adapun acara atau aktifitas peserta pada kegiatan Sanlat kali ini yang bertemakan tentang Shalat adalah :
1. Dinamika Kelompok
2. Materi Sanlat tentang Shalat
3. Tadarus Al-Qur"an
4. Games Ringan (Ice Breaking)
5. Nonton Bareng Film : "Hafalan Surat Delisa"
6. Muhasabah

Berikut liputan visual yang sempat diambil oleh Tim Media DPC

Penyampai Materi tentang Shalat

Peserta Sanlat sedang asik nonton Film Delisa

Peserta Sanlat Mengikuti Game Ice Breaking
Read more »

Kamis, 26 Juli 2012

Taraweh di Masjid Al Furqoon, Gubernur Jadi Khatib

Ahmadheryawan.com - Sukabumi - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menunaikan sholat taraweh bersama warga di Masjid Al Furqoon, Gang Marzuki II Kelurahan Kebonjati Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Selasa (24/7/2012). Dalam rangkaian safari Ramadan ini, Heryawan didampingi sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemrov Jawa Barat. Pada kesempatan itu pun hadir Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Achmad Fahmi dan para kader PKS lainnya. Setelah menunaikan sholat Isya berjamaah sebelum melaksanakan sholat tarawih, Gubernur berkesempatan menyampaikan ceramah di depan ratusan umat.

Dalam ceramahnya, Heryawan mengingatkan agar umat Muslim jangan merasa hina hidup di tengah-tengah kehidupan kaum lain yang secara duniawi lebih gemerlap. "Umat muslim pernah mencatatkan saat Khalifah Ummar Bin Abdul Aziz tidak ada umat yang berhak menerima zakat," kata Heryawan mengingatkan. Juga lanjut Heryawan umat Islam saat itu paling malas membaca Al-Quran perharinya hanya satu juz. Saat itu umat muslim rajin membaca Al-Quran lebih dari satu juz. "Insya Allah ke depannya umat muslim saat ini bisa melakukannya. Dan suasana ramadan yang khusu ini pun bisa dipertahankan dan terus berlanjut usai Ramadan," harap Heryawan.

Buka Bareng di Sukabumi, Heryawan Santap Tutut

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan buka puasa bersama warga di Kota Sukabumi, Selasa (24/7/2012) dengan menu sop sumsum dan tutut (siput) hasil olahan D'Tutut Syuruduth. Sebelum menyantap kedua makanan yang menjadi favoritnya itu, Ahmad Heyawan sempat memakan kurma dan minum air yang sudah dihidangkan di atas meja untuk berbuka puasa.

"Tutut salah satu makanan favorit saya. Dulu sejak kecil sudah terbiasa makan tutut," kata Heryawan kepada INILAH.COM usai buka bersama di Toserba Selamat, Kota Sukabumi. Gubernur Jawa Barat yang berasal dari Sukabumi ini duduk bersama satu meja dengan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Achmad Fahmi, dan para pengurus PKS Kota Sukabumi serta para tokoh masyarakat. (Budiyanto)

Sumber: Inilah Jabar Online - Selasa, 24 Juli 2012
Read more »

Ahlan Wa Sahlan Yaa Ramadan, Saatnya Mengasah Talenta Takwa

Islamedia - Berdasarkan hikmah-Nya, selain menciptakan potensi ketakwaan, Allah juga memberikan potensi kemaksiatan dalam diri manusia (QS. Asy-Syam: 8). Jadilah potensi kebaikan dan keburukan secara bersamaan dimiliki setiap manusia. 
 
Tapi ada yang penting diketahui, Allah Ta'ala telah membekali setiap orang dengan sebuah watak dasar yang menyatu dalam dirinya, yaitu bahwa pada dasarnya, manusia menyenangi ketakwaan, keimanan dan ketaatan serta sifat-sifat baik lainnya. Sementara pada saat yang bersamaan, dirinya secara fitrah menolak sifat-sifat keburukan dalam berbagai macam bentuknya. Nah, watak dasar ini jika ditambah dengan dorongan memaksimalkan potensi ketakwaan yang Allah tambahkan, akan semakin kuat.


Inilah talenta jiwa yang sering diabaikan. Jika sekarang banyak orang yang sibuk menggali talenta apa saja untuk mencari bakat-bakat terpendam demi sebuah popularitas dan mimpi sesaat, namun talenta yang satu ini seringkali dibiarkan terbengkalai. Padahal, dia nyata-nyata ada dalam diri setiap manusia, dan menjanjikan kebahagiaan dan kesenangan hakiki.

Sebagaimana umumnya sebuah bakat, talenta jiwa ini juga membutuhkan adanya pembinaan, perawatan dan latihan terus menerus dengan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, hingga akhirnya terbentuk sebuah pribadi yang sesuai dengan fitrah dan watak dasarnya, sebagaimana Allah Ta'ala isyaratkan tentang pribadi para shahabat, sebagai orang-orang yang 'cinta pada keimanan dan terasa indah dalam hati, serta benci dengan kekufuran, kefasikan dan kedurhakaan' (QS. Al-Hujurat: 7)

Dengan kondisi tersebut, maka seseorang telah memiliki perangkat utama untuk melakukan perbuatan baik dan menghalau perbuatan buruk. Sebab, jika dalam dirinya telah muncul rasa cinta terhadap kebaikan dan senang dengan ketaatan, tak akan banyak berarti baginya tantangan di hadapan dan beratnya cobaan. Demikian pula halnya dengan keburukan, kefasikan dan kemaksiatan. Jika dalam dirinya sudah terpatri penolakan dan kebencian, maka rayuan menghanyutkan dan iming-iming menggiurkan, tak akan menggoyahkan.

Karenanya, ketika seorang shahabat bernama Wabishah Al-Asady hendak bertanya kepada Rasulullah saw tentang al-birr (kebaikan) dan al-itsm (dosa), beliau bersabda,

يَا وَابِصَةُ ! اسْتَفْتِ قَلْبَكَ ، وَاسْتَفْتِ نَفْسَكَ (ثَلَاثَ مَرَّاتٍ) ، الْبِرُّ مَا اطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ ، وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي النَّفْسِ وَتَرَدَّدَ فِي الصَّدْرِ ، وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ وَأَفْتَوْكَ (رواه أحمد)

"Wahai Wabishah, mintalah fatwa dari hatimu, mintalah fatwa dari jiwamu (beliau ucapkan sebanyak tiga kali). Kebaikan adalah sesuatu yang menjadikan jiwa dan hati tenang, sedangkan dosa adalah sesuatu yang dapat mengganggu jiwa dan menimbulkan keragu-raguan dalam hati, meskipun orang-orang memberi fatwa kepadamu lalu mereka berfatwa lagi (jangan kamu perhatikan fatwa mereka selagi hatimu tidak tenang dan mantap dengan fatwa tersebut).” (HR. Ahmad)

Para ulama umumnya mengatakan bahwa hadits ini berlaku bagi orang yang hatinya selalu 'dibersihkan' dari berbagai 'kotoran' dan 'karat', sehingga sangat sensitif dan cepat menangkap jika ada unsur yang mengotorinya.

Dapat kita katakan bahwa talenta jiwa yang terus diasah, akan dapat menjadi semacam 'starter' atau penggerak awal bagi langkah-langkah kebaikan. Selain itu, kondisi jiwa yang demikian juga dapat berfungsi sebagai 'alarm dini' bagi setiap keburukan yang datang menghampiri. Situasi seperti ini jelas sangat kondusif bagi sebuah proses dan jalan menuju takwa. Sebaliknya, jika talenta jiwa tidak terasah dan tergali, diri seseorang akan bagaikan keranjang sampah yang tidak lagi peduli, apa yang masuk ke dalamnya. Karenanya, 'kotoran-kotoran' tersebut akan sangat mudah menimbun keinginan baik atau dorongan kebaikan yang kadang terlintas ada pada dirinya.

Musuh terbesar bagi upaya menggali talenta jiwa adalah terjerumus dan hanyut dalam godaan kesenangan nafsu duniawi yang tidak terkendali. Sering atas nama kesenangan dunia, setitik demi setitik noda hitam kemaksiatan dia tanamkan dalam hatinya, begitu seterusnya hingga akhirnya terbentuklah apa yang Allah katakan sebagai 'Raan' yang menutupi hati (QS. Al-Muthaffifin: 14).

Akibatnya, dirinya tak berdaya untuk mengenali kebaikan dan keburukan dalam kehidupannya, karena talentanya sudah tertutup oleh kusamnya dosa dan gelapnya maksiat.
Kalau sudah begini, jangankan kebaikan level tertinggi, level terendah pun, teramat berat dia laksanakan. Sebaliknya, dia tidak merasa terpuaskan dengan kemaksiatan-kemaksiatan 'sepele' yang sudah akrab dilakukan tanpa beban dalam jiwanya, untuk akhirnya merambah kepada maksiat 'stadium lanjut'.

Mengendalikan diri agar tidak mudah tenggelam dalam kesenangan duniawi inilah yang menjadi salah satu nilai besar dalam ibadah puasa yang diwajibkan di bulan Ramadan. Karenanya, puasa memang memiliki kaitan yang sangat erat dengan takwa. Seberapa besar peluang ketakwaan yang Allah jadikan sebagai tujuan puasa dapat kita raih, sangat erat kaitannya dengan sejauh mana hakekat puasa itu dapat kita serap dan kita maksimalkan.

Ramadan sudah di depan mata. Saatnya kita mempersiapkan diri untuk kembali membersihkan karat dan kotoran dalam jiwa. Karena di bulan ini Allah Ta'ala sediakan perangkat yang lengkap untuk keperluan tersebut.

Mengharapkan kedatangan Ramadan dengan motivasi seperti ini, semestinya akan memberikan nilai lebih bermakna dan semangat yang berbeda. Insya Allah.

اللَّهُمَّ بَلِّغْنَا رَمَضَان وَوَفِّقْنَا فِيهِ، وَحَبِّبْ إِلَيْنَا اْلإِيْمَانَ ، وَزَيِّنْهُ فِي قُلُوبِنَا ،
وَكَرِّهْ إِلَيْنَا الْكُفْرَ وَاْلفُسُوقَ وَالْعِصْيَانِ

Ya Allah, pertemukan kami dengan bulan Ramadan dan berilah kami taufiq di dalamnya. Berikan kami hati yang cinta pada keimanan dan terhias olehnya, dan berikan pada hati kami kebencian terhadap kukufuran, kefasikan dan kemaksiatan. Aamiin..

Abdullah Haidir, Lc
Riyadh
Read more »

Baksos di Desa Padasuka

PksCiomas - Bulan suci Ramadhan memang memacu umat tuk berlomba lomba melakukan kebaikan.  Tidak terlepas juga dengan para pengurus Dewan Pengurus Ranting (DPRa) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Desa Padasuka juga melakukan hal yang sama.

Pada hari kedua puasa Ramadhan 1433 H (tanggal 22 Juli 2012) ini pengurus DPRa PKS Padasuka Kecamatan Ciomas melaksanakan kegiatan bakti sosial (baksos) dengan membagikan sembako gratis serta ceramah Ramadhan.  Dalam kesempatan tersebut dibagikan paket sembako sebanyak 50 paket.  Acara tersebut dihadiri oleh pengurus dan simpatisan PKS serta warga yang mendapat sembako gratis di sekitar lokasi diadakannya baksos ini.  Acara ini juga dihadiri oleh 2 ketua RT setempat dan juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Kecamatan Ciomas yang sekaligus sebagai penceramah.

Berikut liputan visual yang sempat direkam oleh Tim Media DPC :

Sambutan Ketua DPRa PKS Padasuka

 Sambutan sekaligus Ceramah Ramadhan Ketua DPC PKS Ciomas

 Pemberian Cindera Mata pada Tokoh Masyarakat


Pembagian Sembako Gratis pada Warga Sekitar
Read more »

Rabu, 25 Juli 2012

Tarhib Ramadhan 1433 H DPC PKS Ciomas Bogor

PksCiomas - Beberapa hari sebelum datangnya bulan puasa, lagi-lagi pengurus dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kecamatan Ciomas kembali berkeliling wilayah sekitar Ciomas untuk mengingatkan bahwa sebentar lagi akan datang bulan yang sangat ditunggu tunggu oleh semua umat Islam di dunia yaitu bulan suci Ramadhan.

Tepat pada hari Minggu tanggal  15 Juli 2012 pengurus DPC PKS Ciomas menggelar pawai tarhib Ramadhan 1433 H dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1433 H.  Pawai yang diikuti oleh pengurus, anggota dan simpatisan PKS se Ciomas dimulai dari Kecamatan Ciomas dan diakhiri di Desa Sukamakmur atau tepatnya di dekat tempat wisata zam zam tirta.

Adapun rute yang diambil dalam tarhib Ramadhan 1433 H ini meliputi : Kecamatan Ciomas - Pasir Kuda - Villa Ciomas - Jalan Raya Sindang Barang - Laladon - Pagelaran - Padasuka - Ciomas Permai - Cibinong Sukaharja - Zam Zam Tirta desa Sukamakmur.  Dalam perjalanan juga dibagikan jadwal imsyakiah Ramadhan 1433 H kepada warga yang kebetulan terlewati oleh rombongan pawai.

Berikut laporan visual yang sempat direkam oleh tim media DPC PKS Ciomas ;


 Persiapan Pawai di Halaman Kecamatan Ciomas

 Peserta Pawai Bergerak di sekitar Jalan Raya Ciomas

 Salah satu lokasi di desa Padasuka

 Ketua DPC PKS Ciomas Memberikan Taujih Tarhib Ramadhan

 Suasana di Jalan Raya Sindang Barang

Peserta Pawai Membagikan Jadwal Imsyakiah Ramadhan 1433 H
Read more »

Selasa, 24 Juli 2012

Baksos di Desa Pagelaran

PksCiomas - Sebulan sebelum Ramadhan, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Ciomas mulai melakukan kegiatan Bakti Sosial.  Bakti Sosial ini dilaksanakan di Desa Pagelaran Kecamatan Ciomas yang diadakan pada tanggal 20 Mei 2012.  Adapun penyelenggaraan Baksos ini dilakukan di salah satu rumah warga yang mempunyai usaha pembuatan sepatu.

Dalam kegiatan Baksos tersebut dibagikan sekitar 50 paket sembako yang langsung dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.  Mereka adalah warga yang kurang kecukupan yang tinggal di sekitar lokasi Baksos diadakan.  Dalam kesempatan itu juga Pengurus DPC menjabarkan kegiatan yang selama ini telah dilakukan oleh pengurus PKS dan juga oleh Anggota Legislatif PKS untuk wilayah Ciomas kepada warga yang hadir pada saat tersebut.

Berikut laporan visual kegiatan yang berlangsung.:


Sambutan Ketua DPRa Pagelaran

 Sambutan dari Warga


 Pembagian Sembako secara Simbolis oleh Ketua DPC PKS Ciomas

 Pembagian Sembako kepada Warga


Photo Bersama Ketua DPRa Pagelaran dan Warga
Read more »

 

KABAR DPC

KIPRAH KEWANITAAN

KOLOM